Kamis, 30 Desember 2010

berkah perbanyak salawat kepada kanjeng sayidina muhammad saw , dapat menyebuhkan ibunya (KISAH NYATA)


Aslm wr wb puji syukur kehadirat allah swt dan serta tak lupa salam salawat ke pada junjungan kita almusthofa muhammad saw dan keluarga dan sahabatnya amin



Sebelumnya ana alfaqir pendosa meminta maaf kepada seluruh pembaca semua karena catatan ini ana tulis berdasarkan kisah nyata seseorang waktu ana ini berpergian ke solo tanggal 19 desember 2010 di dalam kereta api menuju solo , beliau ada seorang ibu yang baru selesai dari pergi haji dan beliau menceritakan ke ana ini untuk berbagi pengalaman saja dan sdh dpt izin untuk di buat note agar sahabat facebook dapat membaca juga .mudah2 beliau menjadi haji yang mambrul amin ya robbi



Bismillah,Kisahnya seperti ini:

waktu saya( ibu ) sebelum naik haji ibu saya di jakarta sakit parah, karena saya tinggal di jogyakarta dan ibu saya tinggal di jakarta selatan daerah pasar minggu . lalu saya sebelum pergi haji melihat ibu saya menangis kesakitan kepala beliau sakit banget lalu saya minta izin kepada beliau untuk pergi haji dan di izinkan waktu saya pergi haji saya di mekkah berdoa dan ada seorang wanita yang menggur saya waktu ingin memegang kabah wanita itu tersenyum dan berkata “ALLAHHUMA SOLLI ALLA SAYIDINA MUHAMMAD 3X lalu sayapun tersenyum dan wanita itu hilang seketika alu saya pun menangis dan mendoakan ibu saya agar sembuh.



Waktupun berlalu ,terus saya sdh selesai haji dan pulang keindonesia dan anak saya dapat telepon agar ke jakarta karena kondisi ibu sdh parah sekali kepalanya sakit dan semua hati, jantung dan ginjal tidak berfungsi ibu berada di rumah sakit pasar rebo .dan semua anak saya harus kesana dan saya membawa anak saya yang paling kecil namanya ahmad alwi. kenapa saya beri nama ahmad alwi karena saya pernah bermimpi bertemu almuhadist almusnid alhafidz alhabib muhammad bin alwi almaliki alhasani (mekkah) , lalu saya beri nama anak saya ahmad alwi agar seperti yang ada dalam mimpi saya dan alhamdulilah sdh 8 tahun ia sdh bisa hapal alquran juzama.



lalu setibanya di jakarta saya langsung pergi kerumah sakit pasar rebo dan kata dokter mau di rujuk ke rumah sakit harapan kita di jakarta barat , dan sebelum ke sana saya , saya bacakan doa ke ibu agar bu cepat sembuh dan saya menangis karena meliaht kondisi ibu yng lemah dn kepalanya yang sakit lalu saya ambil air dan saya bacakan suarat alfatiha dan alikhlas lalu saya minumkan ke ibu , kemudai saya salat 2 rakkat terus berdoa saat dua rakaat terus berdoa dan sebelum ibu dipindahkan ke mobil ambulans saya terus membacakan salawatan kepada kajeng muhammad salawat berbunyi: ALLAHHUMA SOLLI ALLA SAYIDINA MUHAMMAD sampai ke rumah sakit harapan kita di jakarta barat

setibanya di rumah sakit harapan kita lalu dokter langsung memeriksa ibu saya dan dokter berkata” IBU INI TIDAK ADA PENYAKIT SAMA SEKALI DAN SEMBUH “ dan sayapun bersujud syukur kepada allah atas berkat salawat kepada kajeng muhammad saw. Sungguh semua keluarga kami bergembira mendengan kabar itu dan ibu pun ibu boleh tau apa yang terjadi dan agar memikirkan hal halyang bersifat negafif dan banayk bersalawart dn berzikir kepada allah swt.



Sekian kisah yang disampaikan oleh saya ini dr seoarang ibu yang ibunya sembuh dr memperbanyak salawat kepada sayidin muhammad saw, semoga dapat bermanfaat

Wslm wr wb


"LAFDHUL JALAALLAH MEMANGGILMU"





Dihadapan kita beberapa hari yang akan datang adalah malam tahun baru 2011, dimana seluruh penduduk bumi memeriahkan malam 1 Januari itu dengan semarak, tak kalah penduduk ibukota Negara Muslimin terbesar di muka bumi ini, ribuan muslimin muslimat ummat Muhammad SAW keluar dari rumah mereka untuk meraya...kan malam tahun baru, menyiapkan uang yang cukup untuk bergembira, padahal uang yang mereka miliki itu setiap peser nya akan ia pertanggung jawabkan dihadapan Allah, mereka memadati jalanan hingga tak pernah ibukota mengalami kemacetan di malam hari seperti kemacetan malam tahun baru, entah apa yang menggembirakan mereka hingga mereka bertahan dan bersabar mengalami kemacetan yang begitu dahsyat, barangkali mereka menyebut sorga?, atau mereka merebutkan pembagian rumah atau uang ratusan juta rupiah?, ternyata tidak, mereka hanya merayakan hari tahun baru orang Nasrani belaka, yang tak membawa faedah apa-apa bagi mereka, tak membawa keuntungan apa-apa di dunia dan di akhirat, umat Muhammad SAW berjejal memadati jalan raya membawa istrinya, keluarganya, teman-temannya, dan menyiapkan terompet demi meramaikan hari nasrani ini, Duh Robbiy, semoga hal ini tak membuka pintu kemarahan Mu pula hingga menumpahkan musibah dan kesempitan lagi pada kami.., saudara-saudaraku jauhilah perayaan malam tahun baru, malam 1 Januari adalah malam paling banyak maksiat ummat Muhammad SAW di muka bumi dalam setahun penuh, malam itu boleh kita namakan : "Malam kegelapan dosa dimuka bumi". Dimana panggung-panggung kemaksiatan ditegakkan, lalu ribuan manusia berjingkrak ria dan mabuk-mabukan berjoget diatas Bumi Allah disaksikan oleh seluruh bintang dilangit, disaksikan oleh jutaan sel tubuhnya yang ikut terlibat dalam gelimang dosa, dan disaksikan oleh Maha Raja Yang Maha Melihat, Yang Maha Menghamparkan Bumi untuk bersujud kepada Nya, merayakan hari ummat yang telah memfitnah Nya mempunyai putra, barangkali arwah ayah ibu meraka menangis menjerit jerit karena disiksa di alam kubur sebab perbuatan mereka, sedang anak-anaknya berjingkrak joget diatas bumi Allah SWT dalam kemaksiatan.

Saudara-saudarku bangkitlah...saudara-saudaraku hindarkanlah dirimu, anak-anakmu, keluargamu, tetanggamu, teman-temanmu, dari merayakan malam itu, hindarkan terompet-terompet tahun baru dari anak-anakmu, terompet itu ditiup oleh bibir-bibir muslimin, sebagai tanda kemenangan bagi kaum kuffar, menandakan anak-anak muslimin telah dibawah injakan kaki orang kuffar karena mereka turut memeriahkan perayaan orang-orang yang bukan agamanya, betapa gelapnya pemahaman ayah ibunya, mereka mengeluarkan uangnya demi agar anaknya turut dalam kelompok kuffar, mereka membayar demi tarbiyah (didikan) kekufuran untuk anaknya.

Saudara-saudaraku yang kumuliakan, kuhimbau dirimu untuk turut bergabung dalam DZIKIR AKBAR dimulai pukul 20.30 WIB bersama Majelis Rasulullah SAW dibawah pimpinan Habib MUNZIR AL MUSAWA. Sekaligus menyambut kedatangan Guru Kita Mulia ALMUSNID AL'ALLAMAH ALHABIB UMAR BIN HAFIDH Tokoh Ulama Besar dari TARIM HADRAMAUT, Insya Allah acara tersebut hari Senin malam Selasa, 27/12/2010 di Monas dan Jum'at malam Sabtu 31/12/2010 di Gelora Bung Karno. Kita akan bergabung berdoa dalam lantunan Maulid Nabi SAW., lalu ceramah-ceramah agama, dan diakhiri dengan Istighosah kubra dengan lafdhul jalaalah, yaitu kita berdzikir: "YA ALLAH" sebanyak 1000X bersama-sama, tiada lain adalah bermunajat demi keagungan Nama Nya Yang Maha Luhur untuk redanya musibah bagi muslimin, tercurahnya hidayah bagi muslimin, mengemis hujan hidayah dan taubat bagi para pemabuk, para pelacur, para narkoba dan mengemis hujan hidayah bagi semua Yahudi, Nasrani, Hindu, Budha dan seluruh manusia dimuka bumi yang belum menyembah Allah SWT. Dan meminta turunnya kehancuran dan perpecahan bagi musuh-musuh muslimin

Maka disaat Pukul 00.00 WIB, dimana menggemanya terompet kemenangan kuffar, maka jutaan pemuda dan pemudi akan bergemuruh pula menyebut lafadh jalaalah : Ya Allahu Yaa Allah..!" Sabda Rasulullah SAW: "Tiada akan datang hari kiamat selama di Bumi masih ada yang menyeru ALLAH..ALLAH". (shahih muslim hadist no. 148 ).Saudara-saudaraku jadilah kalian pasukan Muhammad SAW, jangan membuat kerusakan dan mengamuk pada muslimin yang masih dalam kegelapan dengan menghancurkan mereka dan memeranginya, namun perangi mereka dengan akhlak, dengan kelembutan dan doa. Saudara-saudaraku..kutunggu kalian untuk berkumpul bersama Gema ilahi pada hari Senin malam Selasa 27/21/2010 di Monas dan Jum'at malam Sabtu 31/12/2010 (Malam Tahun Baru) di Gelora Bung Karno Pukul 20.30 WIB.

(Saudaramu, Munzir Fuad Almusawa)

Nb. Lembaran ini boleh diperbanyak dan disebar luaskan photo copy-nya demi mensyiarkan agama Allah dan Rasulnya. Terutama di tempat lingkungan majelis ta'lim kalian berada.


Teks qasidah Bifatimah ( Indo Translate / Latin )


Qasidah BiFatimah Rha.
------------------------------------------
BiFaathimah qodshofaa haalii waniltul maroom
Bidh'ah Muhammad habiibullaahi khoirul anaam

Dengan Fathimah telah tersucikan keadaanku dan kudapatkan segala cita-cita
luhurku,Belahan tubuh Muhammad Habibullah (SAW) sebaik-baik manusia.

A'laa lahallaahu qodronn fil'ulaa wal maqoom
ni'mal batuuli rrodhiyyah nuurun kulli zhzholaam

Allah telah mengagungkan derajat Fathimah dengan Keluhuran dan Maqam Mulia,Albatul yang Suci dalam Samudra Keridhoan Ilahi, Cahaya segala Kegelapan.

Ummul Hasan wal Husaiin ahlul maroqil 'izhoom
Lahum 'athooyaa minal maulaa kibarunn jisaam

Ibu Hasan dan Husein pemilik maqam puncak kemuliaan,
Atas mereka limpahan Anugerah dari Sang Pencipta Pemilik Anugerah terbesar.

Hum saadah ahlul jinaanil 'aaliyyah yaa ghulaam
man hubbuhum shodaq baa yaskun bidaari ssalaam

Merekalah pembesar ahli surga yang luhur wahai anak,
Maka yang mencintai mereka dengan kesungguhan akan menghuni surga Darussalam.

wa man ta'allaq bihim yazhfar binailil maroom
Akromti yaa bidh'ata Ahmad fan'imii bittamaam

Dan yang berpegang dengan mereka akan beruntung mendapatkan cita-citanya,Mulialah engkau wahai belahan tubuh Ahmad maka limpahilah kami kemuliaan.

wamnahii 'abdakum fil qurbi a'laa wa saam
taquumu bihamli rroyaatil Hamdi ahsan qiyaam

Perhatikanlah dengan lembut budakmu ini, dengan kedekatan sebagai anugerah agung,Agar kami tegak memegang Panji Dakwah Alhamd dengan tegak sempurna.

Ta'ummu da'watahu fil akwaani kullal anaam
Nalbas khol'i irits maa yashif sanaahaa kalaam

Hingga tersebar da`wahnya di seluruh dunia kepada seluruh manusia,
Hingga kami memakai baju warisanmu yang bercahaya terang benderang tak
tersifatkan oleh kalimat.

Yaa nuuru qolbii wa yaa ummii 'alaiki ssalaam
fii kulli haalinn wa sya,nin kulli llahzhoh dawaam

Wahai cahaya hatiku, wahai ibuku kuucapkan salam,
Setiap waktu, kejap dan saat dengan abadi.

'Alayka shollaa ilaahii ma'a abiikil imaam
Imaam kullil waroo fii kulli khoshshin wa 'aam

Atasmu limpahan shalawat Tuhanku, juga atas Ayahmu Sang Imam,
Pemuka semua pemuka dari semua golongan khusus dan awam.

Asysyaafi'ul mubtaghi yaumul liqqo, wa zzihaam
Yaumul malaaik tunaadii jam'a kullal anaam

Pemilik Syafa’ah idaman dan tujuan di Hari Pertemuan dan Perkumpulan,
Hari para malaikat berseru pada seluruh manusia.

Ghudhdhu abshooro kum tamurru binti nnabiyy bissalaam
Wanakkisuu ru uusakum maa a'zhomah wallaah maqoom

Tundukkan pandangan kalian untuk lewatnya Putri Nabi dengan Salam Sejahtera …..! Tundukkan kepala kalian…, Maqam yang alangkah Agungnya Demi Allah.

Atadzkuriinii ma'aki a'bur wa man lahu dzimaam
Haasyaaki yaa ummanaa tannsiina hadzal ghulaam

Apakah engkau mengingatku saat itu untuk masuk & lewati shirath bersamamu dan bersama mereka yang termuliakan,Alangkah sedih dan tak mungkin …..
wahai Ibu kami, Engkau lupakan anakmu ini.

Mahsuubikum yartajiihi minkummbihil ihtimaam
Antum maroomuh wa maqshuuduhu wa ni'mal maroom

Bocah kesayanganmu mengharapkan kasih sayang dan perhatianmu ini,
Engkaulah cita-cita dan maksud, dan semulia-mulia cita-cita.

Yaa binta Thooha fu aadii fii mahabbatikhaam
Wallaahi antum muroodii fi ddunaa wal qiyaam

Wahai Putri Tha Haa, sanubariku bergejolak dalam mahabbah padamu,
Demi Allah, Engkau maksudku di dunia dan di hari kebangkitan.

Wamaa anaa illaa bikum yaa saadatii yaa kiroom
'Alaiki ma'a waalidki azka shsholaah wassalaam

Dan aku ini hanyalah karenamu Wahai Pembesarku, Wahai Imam mulia,
Atasmu bersama ayahmu sesuci-suci shalawat dan salam.

Wa hlul kisaa, wahli baitihi 'aaliyiinal maqoom
Wa shshohbi ajma' wa man 'alaa hudaahu staqoom

Dan atas Ahlul Kisa serta Ahlul Baitnya para maqam yang luhur,
Dan para Shahabat semua dan seluruh yang tegak dengan petunjuknya


Kisah Umair bin Wahab


Perang Badar dimenangkan oleh pasukan kaum muslimin. Rasa syukur pun selalu mereka panjatkan ke hadirat Allah SWT. Sebaliknya, kekalahan yang diterima kaum musyrikin Quraisy benar-benar membuat mereka makin geram.

Umair bin Wahab dan Shafwan bin Umayyah mengungkapkan kekesalan mereka atas kemenangan umat Islam. Umair berkata kepada Shafwan, "Ah, seandainya aku tidak sedang dililit utang dan keluargaku bisa kutinggalkan saat kesulitan sekarang, aku akan mencari Muhammad dan membunuhnya!"

Mendengar perkataan Umair tersebut, Shafwan menyambut ide Umair dan berkata, "Baiklah, jika kau berhasil membunuh Muhammad dan menyiksanya dengan keji, aku berjanji akan memberimu 100 ekor unta. Dengannya kamu bisa melunasi semua utang keluargamu, begitu pula keluargamu akan aku jadikan bagian dari keluargaku!"

Tawaran yang menggiurkan. Tanpa pikir panjang, Umair langsung menerima tawaran Shafwan dengan senang hati.

"Tapi ingat! Ini adalah rahasia kita berdua. Jangan sampai kauceritakan kepada yang lain!" pesan Shafwan kepada Umair.

Umair pun segera berangkat ke Medinah untuk melaksanakan rencana kejinya tersebut. Akan tetapi, malang baginya, di tengah perjalanan ia bertemu Umar bin Khaththab, sahabat Rasulullah saw yang sangat ditakuti kaum Quraisy karena keberanian dan pukulannya yang menyakitkan. Rasa takut menyergap Umair, apalagi ketika Umar menggiringnya untuk menghadap Rasulullah saw.

Interogasi terhadap Umair atas maksud kedatangannya ke Medinah dimulai di hadapan Rasulullah saw. Beliau bertanya, "Apa maksud kedatanganmu ke sini?"

Umair tidak mungkin menjawab dengan jujur niatnya untuk membunuh pemimpin umat Islam itu sendiri. Ia berkilah, "Sungguh kedatanganku ke sini untuk menebus putraku yang telah kalian tawan."

Rasulullah saw sebenarnya sudah mengetahui bahwa Umair berbohong. Beliau mendapat petunjuk dari Allah SWT. Berkali-kali beliau bertanya kepada Umair, berkali-kali pula ia terus berbohong.

Akhirnya, Rasulullah saw mengakhiri kebohongan Umair dengan berkata, "Aku tahu engkau telah bersekongkol dengan Shafwan untuk membunuhku. Dengan melakukannya, Shafwan akan memberikanmu 100 ekor unta untuk melunasi seluruh utang keluargamu dan menjadikan keluargamu bagian dari keluarganya!"

Umair tersentak kaget mengetahui Rasulullah saw bisa membongkar niat busuknya. Dia sangat heran, "Benar-benar tidak habis pikir, bagaimana Rasulullah bisa mengetahui rencana busukku, padahal tidak ada orang lain yang mendengarkan, hanya aku dan Shafwan. Lagi pula percakapan itu terjadi di Mekah, jauh dari Medinah tempat Rasulullah saw berada?"

Kebenaran berita yang disampaikan Rasulullah saw membuat Umair yakin bahwa Muhammad benar-benar utusan Allah. Ia pun mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai ketundukannya pada Islam. Rasulullah saw menyambutnya dengan baik.

Tidak ada prasangka atau dendam sama sekali kepada Umair. Bahkan, beliau menyuruh para sahabat untuk mengajari Al-lslam kepada Umair, sampai ia memahaminya dengan baik. Ditambah lagi, semua tawanan yang diminta oleh Umair, beliau bebaskan tanpa keberatan sama sekali.

Waktu pun berlalu. Saat dirasa ilmu yang dimiliki Umair sudah cukup, Rasulullah saw mengizinkannya untuk kembali ke Mekah. Di sana ia menyiarkan Islam dan hasilnya hampir seluruh masyarakat Mekah masuk Islam berkat dakwahnya.


Minggu, 19 Desember 2010

Adilnya Syariat Islam kpd Siapa saja...


Ketika baju besi Ali bin Abi Thalib ra dicuri oleh seorang Yahudi, maka Ali kw mengadu kepada Umar bin Khattab ra sebagai Khalifah saat itu, maka Umar ra tahu betul bahwa Ali kw tak mungkin berdusta, namun hukum syariah mesti ditegakkan, maka Umar ra bertanya mana saksi kalian?, Yahudi membawa dua orang saksi, dan Ali kw membawa kedua putranya hasan dan husein sebagai saksi, maka Umar ra tertunduk malu seraya berkata : “maaf wahai Ali, anak tidak bisa dijadikan saksi mata”, maka Ali kw berkata : “apakah kau tolak kesaksian cucu Rasulullah saw?”, maka Umar ra tertunduk seraya berkata : “hukum syariah mengatakan bahwa baju besi ini milik yahudi”, maka Ali kw menerima keputusan dan pergi, maka menangislah sang yahudi seraya berkata : “belum pernah kutemukan hukum agama yg membela keadilan pada orang yg lain agamanya dengan mengalahkan kesaksian cucu nabi mereka, maka saksikanlah, aku masuk islam!”. (Sirah Ali bin Abi Thalib kw).

Sungguh Sempurna Syariah ini


Kamis, 16 Desember 2010

Keutamaan Majelis Dzikir.


Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Hatim bin Maimun telah menceritakan kepada kami Bahz telah menceritakan kepada kami Wuhaib telah menceritakan kepada kami Suhail dari bapaknya dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda:

'Sesungguhnya Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi mempunyai beberapa malaikat yang terus berkeliling mencari majelis dzikir. Apabila mereka telah menemukan majelis dzikir tersebut, maka mereka terus duduk di situ dengan menyelimutkan sayap sesama mereka hingga memenuhi ruang antara mereka dan langit yang paling bawah. Apabila majelis dzikir itu telah usai, maka mereka juga berpisah dan naik ke langit.'

Kemudian Rasulullah meneruskan sabdanya: 'Selanjutnya mereka ditanya Allah Subhanahu wa Ta'ala, Dzat Yang sebenarnya Maha Tahu tentang mereka: 'Kalian datang dari mana? ' Mereka menjawab; 'Kami datang dari sisi hamba-hamba-Mu di bumi yang selalu bertasbih, bertakbir, bertahmid, dan memohon kepada-Mu ya Allah.' Lalu Allah Subhanahu wa Ta'ala bertanya: 'Apa yang mereka minta? ' Para malaikat menjawab; 'Mereka memohon surga-Mu ya Allah.' Allah Subhanahu wa Ta'ala bertanya lagi: 'Apakah mereka pernah melihat surga-Ku? ' Para malaikat menjawab; 'Belum. Mereka belum pernah melihatnya ya Allah.' Allah Subhanahu wa Ta'ala berkata: 'Bagaimana seandainya mereka pernah melihat surga-Ku?

' Para malaikat berkata; 'Mereka juga memohon perlindungan kepada-Mu ya Allah.' Allah Subhanahu wa Ta'ala balik bertanya: 'Dari apa mereka meminta perlindungan kepada-Ku? ' Para malaikat menjawab; 'Mereka meminta perlindungan kepada-Mu dari neraka-Mu ya Allah.' Allah Subhanahu wa Ta'ala bertanya: 'Apakah mereka pernah melihat neraka-Ku? ' Para malaikat menjawab; 'Belum. Mereka belum pernah melihat neraka-Mu ya Allah.' Allah Subhanahu wa Ta'ala berkata: 'Bagaimana seandainya mereka pernah melihat neraka-Ku? ' Para malaikat berkata; 'Ya Allah, sepertinya mereka juga memohon ampun (beristighfar) kepada-Mu? '

Maka Allah Subhanahu wa Ta'ala menjawab: 'Ketahuilah hai para malaikat-Ku, sesungguhnya Aku telah mengampuni mereka, memberikan apa yang mereka minta, dan melindungi mereka dari neraka.' Para malaikat berkata; 'Ya Allah, di dalam majelis mereka itu ada seorang hamba yang berdosa dan kebetulan hanya lewat lalu duduk bersama mereka.' Maka Allah menjawab: 'Ketahuilah bahwa sesungguhnya Aku akan mengampuni orang tersebut. Sesungguhnya mereka itu adalah suatu kaum yang teman duduknya tak bakalan celaka karena mereka.'

(HR Shahih Bukhari)


Jagoan Versus VOC


By Alwi Shahab

Jakarta sejak awal abad ke-19 syarat dengan jagoan atawa jawara. Ketika itu, di tiap kampung terdapat sejumlah jagoan. Jagoan dari kata Portugis jago. Maklum, negara di Eropa Selatan ini adalah pedagang dari Eropa pertama yang datang ke Sunda Kalapa. Jauh sebelum Belanda dan bangsa Barat lainnya.

Portugis telah datang ke daerah ini sejak Sunda Kalapa berada di bawah kekuasaan Pajajaran (Hindu) yang berpusat di Pakuan (Bogor). Kala itu, Sunda Kalapa begitu terkenal. Berbagai komoditi dari seluruh kerajaan dikumpulkan di Bandar Sunda Kalapa.

Tom Pires, seorang petualang, ketika itu menyebutkan, dalam perdagangan dipergunakan mata uang (logam) yaitu cash dari Cina. Uang-uang tersebut dilubangi di tengahnya seperti caiti, sehingga dapat diikat dengan benang dalam jumlah ratusan.

Naskah Sang Hyang Siksakandang Karesian menyebutkan ada lapisan masyarakat yang terdiri dari berbagai kelompok ekonomi, rohani dan cendekiawan, alat negara, dan seniman. Dalam naskah itu disebutkan ada 10 kebaktian. Yakni anak bakti pada bapak, istri bakti pada suami, rakyat kepada pacandaan (majikan), murid bakti pada guru, petani bakti kepada wado (pejabat rendahan), pejabat rendahan bakti kepada mantri, mantri bakti kepada mangkubumi, mangkubumi bakti kepada raja, raja bakti pada dewata, dan dewata bakti pada Hyang.

***
Kerajaan Pajajaran berakhir bersamaan ketika Fatahillah mengusir Portugis dari Teluk Jakarta. Setelah masa Jayakarta (1527-1609), VOC berkuasa di Batavia. Sampai abad ke-19 pusat kota ada di Pasar Ikan, Jakarta Utara.

Kediaman Rainier de Klerk (dibangun 1760), terletak hanya sekitar 200 meter dari pusat perdagangan dan perbelanjaan Glodok, ketika itu. Sedangkan Gedung Arsip Nasional terletak jauh di luar kota. Demikian pula dengan Gereja Portugis di depan stasion kota terletak di luar kota Batavia.

Kala itu para pembesar Belanda membangun rumah-rumah besar untuk menikmati akhir minggu di vila-vila besar di sekitar Harmoni dan Jalan Pangeran Jayakarta. Sementara, para pejabat berlomba-lomba membeli tanah di ommenlanden (jauh dari pusat pemerintahan).

Cornelis Chastelin, saat itu, memiliki ribuan hektar tanah dari Tanjung Barat, sampai Srengseng Sawah dan Depok. Masih belasan lagi petinggi VOC yang memiliki tanah bejibun di luar pusat pemerintyahan.

***
Sejak masa gubernur jenderal Daendels (1808-1811) untuk keperluan pertanahan dia melelang tanah-tenah dan berlangsung terus pada para penggantinya. Tanah-tenah itu kemudian dijual lagi pada tuan tanah yang menyewakannya kepada para petani penggarap. Di dalam sebuah kerajaan raja dianggap sebagai pemilik tanah dan petani yang menggarapnya sebagai hamba yang harus menuruti perintah raja.

Para tuan tanah itu melakukan kekerasan apabila perintahnya tidak ditaati. Mereka menggunaan polisi dari satuan VOC, mandor dan centeng-centeng untuk menyiksa rakyat yang tak berdaya. Karena itu, para petani banyak melakukan perlawanan.

Cerita-cerita tentang jagoan Betawi yang populer seperti Si Pitung, Si Jampang Jago Betawi, Nyai Dasima, Tuan Tanah Kedaung, Macan Kemayoran, dan Si Ayub dari Teluk Naga, sudah dikenal melalui lenong, bahkan sudah dilayarlebarkan.

Mereka adalah para jawara Betawi atau pahlawan rakyat yang berhasil membasmi tuan-tuan tanah dan kaki tangannya. Cerita-cerita Betawi itu mengandung apa yang disebut ‘tema abadi’, yakni cerita-cerita yang mengandung ajaran bahwa betapapun yang jahat itu pasti akan dikalahkan atau dihancurkan oleh yang benar.

Menurut budayawan Betawi, Ridwan Saidi, para jawara atau jagoan Betawi mempunyai kesejarahan panjang. Bahkan, lebih tua dari ulama sendiri, yakni sejak abad ke-2 Masehi dengan tokoh Aki Tiurem. Nama-nama jagoan seperti Bang Puase, Pitung, Haji Ung, Ja’man, H Entong Gendot, Mad Djaelani, Mat Item, Imam Syafi’ie, Ahmad Benyamin alias Mad Bentot, Bir Ali dan Asenie adalah jagoan-jagoan yang memiliki kenangan tersendiri bagi masyarakat Betrawi.

***
Pada masa VOC banyak lahir para jawara yang ahli main silat atau giksaw. Untuk itu, bagi masyarakat Betawi mempelajari ilmu silat adalah suatu kamustian. Seperti halnya rakyat Jawa mengharapkan kedatangan Ratu Adil, demikianlah rakyat Betawi mengharapkan datangnya seorang jawara. Mereka yakin jawara atau jagoan yang akan melepaskan mereka dari kaum penindas yang sewenang-wenang.

Tidak sedikit para jagoan Betawi yang dengan gagah berani menghadapi VOC. Seperti si Pitung, jagoan Betawi kelahiran Rawabelong. Di kawasan Rawabelong inilah pada akhir abad ke-19, si Pitung, anak seorang petani pasangan Piun dan Pinah, membuat Kompeni di Betawi tidak pernah tenang.

Pitung dan kawan-kawannya menyatakan perang terhadap kompeni dan dendam yang telah ia wariskan sejak kecil. Belajar silat pada seorang guru silat terkenal di Rawabelong, H Naipin, dia berhasrat ingin menolong rakyat dari penindasan.

Kompeni terpaksa memutar otak untuk menaklukkan Pitung. Tidak tanggung-tanggung, Schout (kepala Polres) Heyne sendiri yang memimpin pasukan untuk menangkap Pitung. Konon, hanya dengan peluru emas, Pitung baru berhasil dirubuhkan dalam suatu penggrebekan.


Pengikut

Video Streaming

 

ramamuare Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha