Kamis, 16 Desember 2010

sabar dapat membuatnya masuk islam


Dikisahkan bahwa di atas rumah Imam Hasan Al-Basri RA terdapat tetangga beliau yang Yahudi. WC rumah orang Yahudi tersebut bocor dan airnya menetes ke rumah beliau. Pada suatu kali beliau sedang sakit dan orang Yahudi tersebut datang menjenguk beliau. Di rumah beliau, orang Yahudi itu melihat bahwa ada baskom yang diletakkan oleh beliau di tengah rumah yang menampung tetesan air WC dari rumahnya. Lalu si Yahudi itu berkata,

“Sejak kapan engkau bersabar atas gangguan kami ini, wahai Abu Sa’id?”


Beliau menjawab,

“Sejak lima belas tahun yang silam.”

Si Yahudi tersebut bertanya lagi,

“Apakah ini karena agamamu yang menyuruhmu bersabar seperti ini?”

Beliau menjawab,

“Ya, betul.”

Orang Yahudi tersebut kemudian berkata,

“Sesungguhnya agama yang memerintahkan sikap seperti ini pastilah agama yang benar.”

Kemudian si Yahudi itu menyatakan dirinya masuk Islam.

Lalu berkatalah Imam Hasan Al-Basri,

“Bertetangga yang baik itu bukan dengan menahan diri dari mengganggu, namun bertetangga yang baik itu adalah dengan bersabar atas adanya gangguan dari tetangga.”



sumber: Muhammad Nuruddin Al-Makki, hal. 81


seseorang yang Ingin bermimpi almusthofa sayidina muhammad saw


Seorang murid berjalan menuju rumah syaikhnya. Tampak di wajahnya sedang menginginkan sesuatu. Ketika sampai di rumah syaikhnya, dia duduk bersimpuh beradab di hadapan sang syaikh tak bergeming sedikitpun. Kemudian dengan wajah dan suara yang berwibawa itu, bertanyalah syaikh kepada muridnya,

“Apakah yang membuatmu datang kepadaku di tengah malam begini?”

Dijawabnya dengan suara yang halus,

“Wahai syaikh, sudah lama aku ingin melihat wajah Nabiku SAW walau hanya lewat mimpi, tetapi keinginanku belum terkabul juga.”

“Ooh…itu rupanya yang kau inginkan. Tunggu sebentar,” jawab syaikh.

Dia mengeluarkan pena, kemudian menuliskan sesuatu untuk muridnya.

“Ini…bacalah setiap hari sebanyak seribu kali. Insya Allah kau akan bertemu dengan Nabimu.”

Pulanglah murid membawa catatan dari sang syaikh dengan penuh harapan ia akan bertemu dengan Nabi SAW.

Tetapi setelah beberapa minggu kembalilah murid ke rumah syaikhnya memberitahukan bahwa bacaan yang diberikannya tidak berpengaruh apa-apa. Kemudian syaikh memberikan bacaan baru untuk dicobanya lagi.

Sayangnya beberapa minggu setelah itu muridnya kembali lagi memberitahukan kejadian yang sama. Setelah berdiam beberapa saat, berkatalah sang syaikh,

“Nanti malam engkau datang ke rumahku untuk aku undang makan malam.”

Sang murid menyetujui permintaan syaikhnya dengan penuh keheranan. Dia ingin bertemu Nabi, tetapi kenapa diundang makan malam. Karena dia termasuk murid yang taat, dipenuhinyalah permintaan syaikhnya itu.

Datanglah ia ke rumah syaikhnya untuk menikmati hidangan malamnya. Tenyata syaikh hanya menghidangkan ikan asin saja dan memerintahkan muridnya untuk menghabiskannya.

“Makan, makanlah semua dan jangan biarkan tersisa sedikitpun!”

Maka sang muridpun menghabiskan seluruh ikan asin yang ada. Setelah itu ia merasa kehausan karena memang ikan asin membuat orang haus. Tetapi ketika ingin meneguk air yang ada di depan matanya, sang syaikh melarangnya,

“Kau tidak boleh meminum air itu hingga esok pagi, dan malam ini kau akan tidur di rumahku!” kata sang syaikh.

Dengan penuh keheranan diturutinya perintah syaikh tadi. Tetapi di malam hari ia susah untuk tidur karena kehausan. Ia membolak-balikkan badannya, hingga akhirnya tertidur karena kelelahan. Tetapi apa yang terjadi?. Ia bermimpi bertemu syaikhnya membawakan satu ember air dingin lalu mengguyurkan ke badannya. Kemudian terjagalah ia karena mimpi itu seakan-akan benar-benar terjadi pada dirinya. Kemudian ia mendapati syaikhnya telah berdiri di hadapannya dan berkata,

“Apa yang kau mimpikan?”

Dijawab olehnya,

“Syaikh, aku tidak bermimpi Nabiku SAW. Aku memimpikanmu membawa air dingin lalu mengguyurkan ke badanku.”

Tersenyumlah sang syaikh karena jawaban muridnya. Kemudian dengan bijaksana ia berkata,

“Jika cintamu pada Nabi seperti cintamu pada air dingin itu, kau akan bermimpi Nabimu SAW.”

Menangislah sang murid dan menyadari bahwa di dalam dirinya belum ada rasa cinta kepada Nabi. Ia masih lebih mencintai dunia daripada Nabi. Ia masih meninggalkan sunnah-sunnahnya. Ia masih menyakiti hati umat Nabi. Ia masih…masih…masih…..

“Ooh berapa banyak tenaga yang harus aku keluarkan untuk bertemu Nabiku. Aku sadari Nabiku bukan sesuatu yang murah dan mudah untuk dipetik atau dibeli dengan uang. Aku hanya berharap semoga Nabiku mendengar keluhan yang keluar dari hatiku ini dan menjemputku walau di dalam mimpi.”





sumber: alhabib Husin Nabil bin Najib Assegaf ,posting bisyarah


♥♥♥♥♥=( Apakah Itu C I N T A )=♥♥♥♥♥


Apakah telapak tanganmu berkeringat, jantungmu berdetak cepat, dan suaramu tercekat saat berada di dekatnya?



* Itu bukan Cinta, itu Suka.



Apakah kamu tak bisa melepaskan pandangan atau genggaman dari dirinya?



*Itu bukan Cinta, itu Nafsu.



Apakah kamu menginginkan dia saat dia sedang tidak ada?



*Itu bukan Cinta, itu Kesepian.



Apakah kamu ada di sana karena itulah yang diinginkannya?



*Itu bukan Cinta, itu Kesetiaan.



Apakah kamu menerima pengakuan cintanya karena kamu tak ingin menyakitinya?



*Itu bukan Cinta, itu Kasihan.



Apakah kamu ada di sana karena dia memelukmu atau menggenggam tanganmu?



*Itu bukan Cinta, itu Ketergantungan.



Apakah kamu ingin memiliknya karena tatapan matanya membuat hatimu berdegup kencang?



*Itu bukan Cinta, itu Tergila-gila.



Apakah kamu memaafkan kesalahannya karena kamu peduli padanya?



*Itu bukan Cinta, itu Persahabatan.



Apakah kamu mengatakan padanya setiap hari bahwa dialah satu-satunya orang yang kamu pikirkan?



*Itu bukan Cinta, itu Dusta.



Apakah kamu ingin memberikan semua benda kesayanganmu untuknya?



*Itu bukan Cinta, itu Sikap dermawan.



Apakah kamu tertarik pada orang lain, tapi tetap setia mendampinginya tanpa pernah menyesal?



>Barulah itu Cinta.



Apakah kamu menerima segala kesalahan dan kekurangannya karena itulah bagian dari dirinya?



>Barulah itu Cinta.



Apakah kamu menangis saat dia sedih meskipun dia kuat?



>Barulah itu Cinta.



Apakah kamu memaafkannya dan bersedia tetap bersamanya saat dia menyakiti?



>Barulah itu Cinta.



Apakah kamu tetap setia apapun yang terjadi, baik saat gembira maupun sengsara?



>Barulah itu Cinta.



Apakah kamu bersedia memberikan hatimu, Episode Kehidupanmu, dan Suka dan Dukamu untuknya?



>Ya, itulah Cinta.



Sekarang, tarik perlahan nafas anda. Dan pejamkan mata anda.

Bayangan siapa yg pertama kali muncul? Kemungkinan besar dialah orang yang anda Cintai



***

Dikisahkan sewaktu masih kecil Husain (cucu Rasulullah Saw.) bertanya kepada ayahnya, Sayidina Ali ra: "Apakah engkau mencintai Allah?" Ali ra menjawab, "Ya". Lalu Husain bertanya lagi: "Apakah engkau mencintai kakek dari Ibu?" Ali ra kembali menjawab, "Ya". Husain bertanya lagi: "Apakah engkau mencintai Ibuku?" Lagi-lagi Ali menjawab,"Ya". Husain kecil kembali bertanya: "Apakah engkau mencintaiku?" Ali menjawab, "Ya". Terakhir Si Husain yang masih polos itu bertanya, "Ayahku, bagaimana engkau menyatukan begitu banyak cinta di hatimu?" Kemudian Sayidina Ali menjelaskan: "Anakku, pertanyaanmu hebat! Cintaku pada kakek dari ibumu (Nabi Saw.), ibumu (Fatimah ra) dan kepada kamu sendiri adalah karena cinta kepada Allah". Karena sesungguhnya semua cinta itu adalah cabang-cabang cinta kepada Allah Swt. Setelah mendengar jawaban dari ayahnya itu Husain jadi tersenyum mengerti :)


Kisah pada zaman Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani


Pada zaman Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani, ada seorang pendeta nasrani yang nabinya adalah Nabi Isa AS dapat menghidupkan orang yang sudah mati ...

ketika itu Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani ditegur dan pendeta itu berkata : “Wahai Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani, Nabiku bisa menghidupkan orang yang sudah mati, sedangkan engkau Umat Rasulullah SAW”.Lalu beliau tersenyum dan berkata : “Wahai pendeta, jangankan menghidupkan orang mati, orang yg usdah di alam kubur 700 thn bisaku bangkitkan”.

kemudian Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani menyuruh jenazah yg ada di dalam kubur itu utk bangkit, dgn Izin ALLAH SWT dan Rasulullah SAW, bergetarlah bumi sehinggayg ada di alam kubur 700 thn bangkit dan hidup, Pendeta nasrani itu langsung masuk Islam ...

Ini baru Umat nya Rasulullah SAW, bagaimana Rasulullah SAW sendiri ... !!!

SHOLLU 'ALA MUHAMMAD ... ^^


Hari Asyura(hari ke sepuluh bulan Muharam)terjadinya peristiwa sejarah para nabi.


Hari Asyura(hari ke10bulan Muharam)

menjadi hari yang paling penting bagi umat Islam. Selain merupakan hari dimana disyariatkannya untuk pertama kali sebagai hari berpuasa dalam sejarah Islam dan terjadinya peristiwa Karbala, berdasarkan hadis yang dicatat oleh Imam al-Ghazali, pada hari Asyura dalam tahun-tahun yang berbeda terjadi beberapa peristiwa penting lainnya.



* Dalam sebuah hadis yang dicatat oleh al-Ghazali di dalam bukunya Mukasyafah al-Qulub al-Muqarribmin 'Allam al-Guyub (Pembuka Hati yang Mendekatkan dari Alam Gaib) disebutkan bahwa pada hari Asyura, Allah menciptakan arasy, langit, bumi, matahari, bulan, bintang-bintang, dan surga. Pada hari itu juga Allah pertama kali menurunkan hujan dan rahmat-Nya serta menjadikan Malaikat Jibril.





* Sejarah Islam juga mencatat pada tanggal 10 Muharam ini juga terjadi sejumlah peristiwa yang berkaitan dengan para nabi yang diutus oleh Allah SWT. Pada hari Asyura ini Nabi Adam diciptakan, diampunkan dosanya setelah bertahun-tahun memohon keampunan karena melanggar larangan Allah dan masuk surga.

* Pada tanggal yang sama, Nabi Idris diangkat derajatnya oleh Allah, dan Malaikat Izrail membawanya ke langit.



* Pada masa Nabi Nuh, beliau dan para pengikutnya yang beriman kepada Allah SWT selamat dari banjir besar setelah bahtera yang membawa mereka selamat berlabuh di puncak pegunungan. Peristiwa tersebut terjadi hari Asyura.

* Nabi Ibrahim dilahirkan pada hari Asyura dan di hari itu pula ia diselamatkan dari api Raja Namrud.

* Pada hari Asyura, mata Nabi Ya'qub disembuhkan dari kebutaannya dan pada hari itu pula putranya,

* Nabi Yusuf, dibebaskan dari penjara setelah meringkuk di dalamnya selama tujuh tahun.

* Demikian pula pada hari Asyura, Nabi Musa bersama pengikutnya diselamatkan dari kejaran Fir'aun dan tentaranya setelah Allah menenggelamkan Fir'aun dan pasukannya di Laut Merah.

* Pada hari yang sama,Allah juga menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa.

* Nabi Yunus selamat keluar dari perut ikan paus setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam pada hari Asyura.

* Padahari itu pula Nabi Sulaiman diberi kerajaan yang besar.

* Sementara Nabi Isa dilahirkan dan diangkat ke langit pada hari yang sama.


Jumat, 10 Desember 2010

Organisasi Sebagai Sistem Sosial, Cara Pandang Organisasi Sebagai Sistem Sosial


1. Organisasi Sebagai Sistem Sosial

pengertian dari sosial adalah manusia yang berkaitan dengan masyarakat dan para anggotanya(dikutip dari W3dictionary). Dengan demikian system sosial merupakan orang-orang dalam masyarakat dianggap sebagai sistem yang disusun oleh karakteristik dari suatu pola hubungan dimana sistem tersebut bekerja untuk mewujudkan keinginannya. Beberapa hal yang menggambarkan organisasi sebagai system social antara lain dengan adanya organisasi sosial. Perilaku organisasi adalah telaah dan penerapan pengetahuan tentang bagaimana orang bertindak di dalam organisasi. Dengan demikian dalam kaitannya dengan organisasi sebagai sistem sosial maka kajian perilaku organisasi mencakup berbagai aspek seperti : publik, bisnis, sosial dll.
organisasi akan berjalan dengan baik jika diaturr dengan sistem yang baik sehingga cakupan sosial didalamnya dapat bekerja sesuai pakem yang telah diatur dalam suatu sistem. Cakupan social yang dimaksud adalah pekerjaan, komunikasi serta koordinasi yang dilakukan dalam organisasi tersebut untuk mencapai tujuan bersama.

Faktor faktor Organisasi antara lain(menurut John Willey)
- Manusia
- Teknologi yang digunakan
- Tugas/ kerja
- Budaya organisasi
Manusia merupakan salah satu factor penting dalam organisasi. Manusia itu sendiri merupakan makhluk social. Dan dalam organisasi manusia bekerja tidak sendiri, maka manusia melakukan komunikasi serta koordinasi dalam bekerja. Dengan demikian aspek social tidak dapat dipisahkan dari organisasi. Dan dapat dikatakan juda bahwa Sistem social itu juga merupakan organisasi dan sebaliknya.


Saat ini, banyak manajer mengakui begitu banyaknya bagian dalam organisasi, khususnya keterkaitan antar bagian seperti koordinasi antar pusat dan daerah, mandor dan buruh-buruh lain. Para manajer saat ini lebih peduli pada apa yang bekerja di dalam organisasi dan feedback. Jadi, bila ada persoalan dalam organisasi, manajer tidak serta merta focus pada persoalan yang dilaporkan, melainkan melihat pola keterkaitan yang lebih besar. Manajer lebih focus pada hasil yang ingin dicapai organisasi. Caranya, manajer lebih focus pada struktur yang biasa menciptakan perilaku yang mempengaruhi tindakan dibandingkan relative pada tindakan – tindakan yang selalu berulang sejak masa lalu.

Seperti telah dibahas sebelumnya, bahwa pengertian organisasi adalah suatu kelompok orang yang mempunyai tujuan yang sama.tujuan merupakan hasil yang berupa barang, jasa, uang, pengetahuan dll. Sedangkan pengertian dari sosial adalah manusia yang berkaitan dengan masyarakat dan para anggotanya. Dengan demikian system social antara lain dengan adanya organisasi social & organisasi social.

Perilaku organisasi adalah telah dan penerapan pengetahuan tentang bagaimana orang bertindak di dalam organisasi. Dengan demikian dalam kaitanya dengan organisasi sebagai system social maka kajian perilaku organisasi mencangkup sebagai aspek seperti : Publik, Bisnis, Sosial dll. Sebagai contoh PSSI ( Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) sebagai organisasi yang bergerak dibidang olahraga sepak bola tidak hanya terpaku pada satu aspek kajian yaitu sepak bola.


Pengalaman Saya di Organisasi Formal


1. Pengalaman di Organisasi Formal.
Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional. Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya.

Nah pengalaman saya di organisasi formal diantaranya adalah sebagai Humas organisasi masyarakat, yaitu Majelis Roudhotuttholibin yang berdiri pada 15 Oktober 2009.

Sejarah Berdirinya Majelis Roudhotuttholibin.
Pada awalnya organisasi ini bernama IRNA (Ikatan Remaja Musholla Nurul ‘Aliyah dan Attaufiqiyah), namun karena dinilai masyarakat tidak berfungsi, maka organisasi ini pun vakum untuk beberapa saat. Karena di lingkungan saya, yaitu Cipinang Muara RW 05 Jakarta Timur mempunyai 2 musholla yang cukup besar, yaitu Musholla Nurul ‘Aliyah dan Musholla Attaufiqiyah. Maka sering terjadi bentrok atau perselisihan, karena yang dijadikan pusat kegiatan keagamaan di lingkungan tersebut adalah Musholla Nurul ‘Aliyah. Pihak pengurus serta para jama’ah Musholla Attaufiqiyah pun merasa cemburu karena merasa dianaktirikan. Oleh sebab itu, maka banyak muncul usulan agar dibentuk sebuah organisasi lagi yang sempat vakum (IRNA)yang menengahi kedua musholla tersebut. Maka dibentuklah sebuah organisasi masyarakat bernama Majelis Roudhotuttholibin pada 15 Oktober 2009 atas gagasan dari para remaja Musholla Nurul ‘Aliyah yang mendesak guru mereka, yaitu Ust. H. ‘Abdullah Ahmad, S.Ag untuk segera membentuk organisasi yang menjadi penengah antara kedua musholla tersebut. Dan guru mereka pun setuju dan member nama Majelis Roudhotuttholibin yang diambil dari salah satu nama kitab kuning , yaitu Roudhotuttholibin (Taman Para Pelajar). Yang saya menjadi humasnya, tugasnya antara lain :
- Memberi informasi kepada masyarakat mengenai jadwal pengajian rutin atau event –event tertentu dari Majelis Roudhotuttholibin.
- Mencari jama’ah untuk bergabung dalam Majelis Roudhotuttholibin.
- Mengajak para jama’ah untuk ikut serta juga dalam aktivitas positif lain di luar Majelis Roudhotuttholibin, seperti ta’lim di Majelis Terbesar di dunia yang berada di jantung ibukota Negara muslimin terbesar di Indonesia, yaitu Majelis Rasulullah SAW pimpinan Habibana Munzir bin Fu’ad Almusawa.
- Menampung keluhan masyarakat dari atas kegiatan organisasi ini.
- Menjadi koordinator dalam pengenalan organisasi ini ketika ada event – event tertentu, seperti pemasangan umbul – umbul majelis.



Berbagai konflik yang saya hadapi beserta penyelesaiannya akan saya tulis di tulis menjadi satu dengan tulisan berikutnya yang berjudul : "Pengalaman Saya di Organisasi Informal" (lanjutannya)


Pengikut

Video Streaming

 

ramamuare Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha